Makna Ulos untuk Pramono di Gereja HKBP Tanjung Priok
Penyampiran ulos kepada Penjabat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gereja HKBP Tanjung Priok memiliki makna mendalam dalam budaya Batak. Ulos bukan sekadar kain, tetapi simbol berkat, penghormatan, dan perlindungan.
Dalam tradisi Batak, ulos yang disampirkan kepada pemimpin mengandung doa agar yang bersangkutan diberikan hikmat dan kekuatan dalam memimpin. Ulos juga melambangkan hubungan yang erat antara pemimpin dan rakyatnya.
"Ulos ini adalah simbol kasih sayang dan doa dari masyarakat Batak. Kami percaya Bapak Pramono akan memimpin dengan baik," ujar salah seorang penatua gereja.
Jenis ulos yang diberikan kepada Pramono adalah Ulos Ragidup, yang dalam budaya Batak melambangkan kehidupan dan berkat yang berkelanjutan. Pemberian ulos ini juga menunjukkan penerimaan masyarakat Batak terhadap kepemimpinan Pramono.
Dengan menerima ulos, Pramono diharapkan dapat membawa Jakarta menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera bagi semua warganya.
Baca Juga: Sumatera Utara Dilanda Duka, Bencana Tinggalkan Ratusan Korban Mengungsi
Tag:
Penulis: Seraphine Claire