Dunia Sepak Bola Kecam Keras Ancaman Trump Ke Tuan Rumah Piala Dunia

Selasa, 18 November 2025

    Bagikan:
Komunitas sepak bola internasional mengecam keras ancaman Donald Trump terhadap kota tuan rumah Piala Dunia 2026 dan menegaskan olahraga harus bebas dari kepentingan politik. (Reuters/VINCENT CARCHIETTA)

ZURICH - Berbagai tokoh dan organizasi sepak bola dunia menyuarakan penolakan terhadap ancaman yang disampaikan Donald Trump terhadap kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Mereka menegaskan bahwa sepak bola harus tetap menjadi simbol persatuan dan tidak boleh dikotori oleh kepentingan politik sesaat, terlebih lagi yang bersifat ancaman terhadap penyelenggaraan event olahraga terbesar di dunia.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menyatakan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai perbedaan. Ancaman dari kalangan politik terhadap penyelenggaraan event sepak bola dinilainya sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan dapat merusak nilai-nilai olahraga yang telah dibangun selama puluhan tahun. Ceferin menegaskan bahwa UEFA akan berdiri bersama tiga negara tuan rumah dalam menghadapi segala bentuk tekanan politik.

Banyak mantan pemain bintang dunia juga turut angkat bicara menyuarakan keprihatinan mereka. Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, menyebut pernyataan Trump sebagai bentuk pembajakan olahraga untuk kepentingan politik. Sementara pesepakbola terkenal asal Meksiko, Rafael Marquez, menyerukan solidaritas antar negara tuan rumah untuk menghadapi ancaman tersebut dan memastikan Piala Dunia 2026 berjalan sukses.

Asosiasi Sepak Bola Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko secara bersama-sama mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan komitmen mereka untuk menyukseskan Piala Dunia 2026. Mereka menyatakan tidak akan terpengaruh oleh tekanan politik dari pihak manapun dan akan terus melanjutkan persiapan dengan fokus penuh, termasuk dengan memperkuat koordinasi keamanan dan logistik antar tiga negara.


Baca Juga: Analisis Skenario Lando Norris Raih Gelar F1 2025 Di Qatar


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Callysta Annisa


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.