Proses Ketat Di Balik Akreditasi Global EFMD-CLIP Untuk IFG Corporate University

Rabu, 14 Januari 2026

    Bagikan:
Penulis: Mochtar Lubis
Untuk meraih akreditasi CLIP, IFG CorpU menjalani proses evaluasi berlapis selama berbulan-bulan, dinilai berdasarkan 60 standar pada area Strategic View, Market, Offer, Resources, dan Impact oleh tim asesor dari berbagai negara. (dok. IFG)

Jakarta, Indonesia - Prestasi IFG Corporate University (IFG CorpU) meraih akreditasi CLIP dari European Foundation for Management Development (EFMD) bukanlah pencapaian yang instan. Di balik pengakuan bergengsi tersebut, terdapat proses evaluasi bertahap yang sangat ketat dan komprehensif, menguji setiap aspek tata kelola dan dampak dari lembaga pembelajaran korporat tersebut. Proses ini melibatkan tidak hanya jajaran internal IFG, tetapi juga tim asesor independen berkaliber internasional.

Proses dimulai dengan fase enquiry dan pre-boarding, di mana IFG CorpU menyatakan minat dan mempelajari kesiapan untuk mengajukan akreditasi. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengajuan dokumen formal yang mendetail, menggambarkan visi, strategi, operasi, dan capaian dari corporate university. EFMD kemudian melakukan eligibility visit untuk memastikan bahwa institusi yang mendaftar memenuhi syarat dasar untuk melanjutkan ke tahap penilaian inti.

Tahap paling krusial adalah self-assessment dan peer review. IFG CorpU harus melakukan penilaian mandiri yang mendalam terhadap kinerjanya, sebelum kemudian dievaluasi oleh tim asesor ahli dari EFMD. Tim asesor untuk penilaian IFG CorpU terdiri dari para pakar global, seperti Dr. Martin Moehrle (Jerman) selaku Director of Corporate Services CLIP EFMD, Dr. Pedro Gonzalo (Prancis) dari Toulouse School of Management, Frank Waltmann (Swiss) dari CRH Academy Glencore Holding, dan Rio Adrianto dari BUMN School of Excellence.

Baca Juga: Location Intelligence Jadi Senjata Ampuh Tekan Biaya Logistik Dan Perkuat Pasar

Mereka menilai IFG CorpU berdasarkan kerangka lima area utama yang menjadi pilar standar CLIP. Kelima area tersebut adalah Strategic View (pandangan strategis), Market (pasar dan pemangku kepentingan), Offer (penawaran program dan layanan), Resources (sumber daya), dan Impact (dampak). Secara total, terdapat 60 standar dan kriteria spesifik yang harus dipenuhi, mencakup mulai dari keselarasan dengan tujuan bisnis holding, inovasi dalam pembelajaran, hingga jejaring dan kolaborasi global.

Proses assessment ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Tidak hanya tim pengelola IFG CorpU, tetapi juga jajaran Direksi IFG, kepala unit SDM dari seluruh anggota holding, alumni program pembelajaran, serta mitra strategis eksternal. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang utuh dan objektif mengenai efektivitas dan kontribusi IFG CorpU terhadap organisasi.

Director Corporate Services & CLIP EFMD Global, Dr. Martin Moehrle, menyampaikan kekagumannya atas kematangan IFG CorpU yang mampu menunjukkan performa kuat dalam berbagai area penilaian tersebut, meski usianya masih relatif muda. Keterpaduan antara pembelajaran dengan kepemimpinan dan budaya perusahaan menjadi salah satu catatan keberhasilan yang menonjol.

Atas dasar penilaian yang komprehensif inilah, EFMD akhirnya menganugerahkan akreditasi CLIP kepada IFG CorpU untuk periode tiga tahun ke depan. Akreditasi ini sekaligus menjadi validasi eksternal bahwa proses dan tata kelola pengembangan SDM di lingkungan IFG telah memenuhi standar excellence yang diakui secara global, sejajar dengan praktik terbaik di perusahaan-perusahaan dunia.

Pencapaian ini, seperti diungkapkan Direktur SDM IFG Rizal Ariansyah, merupakan buah dari target yang telah dicanangkan sejak awal pendirian IFG CorpU pada 2020 untuk memiliki sistem pengembangan talenta berkelas dunia. Proses panjang dan ketat menuju akreditasi telah mengukuhkan komitmen IFG terhadap investasi jangka panjang dalam membangun manusia yang unggul.

(Mochtar Lubis)

    Bagikan:
komentar