Malaysia Terbanyak Gunakan Whoosh, Tiongkok Dan Singapura Pasar Potensial

Jumat, 13 Februari 2026

    Bagikan:
Penulis: Seno Gumira
Malaysia dominasi penggunaan Whoosh dengan 300 ribu penumpang, Trip.com siap genjot pasar Singapura dan Asia Timur.

Jakarta - Laporan KCIC menunjukkan tren peningkatan signifikan jumlah penumpang internasional Kereta Cepat Whoosh sepanjang periode 2023 hingga 2025. Malaysia menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 300.000 penumpang, diikuti Singapura yang mencatatkan lebih dari 80.000 penumpang selama tiga tahun beroperasi.

Pasar Tiongkok turut memberikan kontribusi sekitar 60.000 penumpang, sementara gabungan wisatawan Jepang dan Korea Selatan mencapai lebih dari 50.000 penumpang. Data ini menegaskan bahwa Whoosh tidak hanya diminati pasar regional, tetapi juga menarik minat wisatawan jarak jauh dari Asia Timur.

Ian Luo, Global Commercial Head International Train Business Trip.com Group, menyatakan bahwa potensi pasar inilah yang mendorong Trip.com mempercepat integrasi Whoosh ke platform global. Dengan jangkauan Trip.com yang luas di Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, perusahaan optimistis dapat melipatgandakan angka kunjungan dari negara-negara tersebut.

Baca Juga: Dua Belas Inovasi Daerah Jawab Tantangan Global Di Kompetisi Guangzhou Award 2026

Krishna Arya, General Manager Trip.com Indonesia, mengakui bahwa pasar Malaysia dan Singapura merupakan target utama karena kedekatan geografis dan tingginya mobilitas wisatawan kedua negara. Selama ini, wisatawan Malaysia dan Singapura kerap menjadikan Jakarta dan Bandung sebagai tujuan belanja dan kuliner akhir pekan.

Selain meningkatkan volume penumpang, integrasi Trip.com juga memungkinkan KCIC menganalisis pola perjalanan wisatawan internasional. Data pemesanan yang terhimpun dapat digunakan untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan layanan onboard sesuai preferensi penumpang asing.

Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Utama KCIC, menyebut capaian 400.000 penumpang internasional pada 2025 sebagai bukti kepercayaan global terhadap Whoosh. Menurutnya, kolaborasi dengan Trip.com akan semakin memperkuat reputasi Whoosh sebagai moda transportasi modern andalan di Asia Tenggara.

Tingginya jumlah penumpang Malaysia turut dipengaruhi kebijakan bebas visa kunjungan singkat antara Indonesia dan Malaysia. Sementara wisatawan Singapura diuntungkan oleh konektivitas penerbangan frekuensi tinggi ke Jakarta yang kemudian terintegrasi dengan Whoosh menuju Bandung.

Trip.com menawarkan kemudahan pembayaran menggunakan mata uang Ringgit Malaysia, Dolar Singapura, Yuan Tiongkok, Yen Jepang, dan Won Korea Selatan. Fitur ini menjadi nilai tambah yang sebelumnya tidak tersedia di kanal pemesanan domestik.

Dengan tambahan fitur pemesanan multibahasa dan multivaluta, KCIC menargetkan pertumbuhan penumpang internasional sebesar 30 persen pada 2026. Promo potongan harga Rp100.000 bagi pengguna baru Trip.com diharapkan menjadi katalis awal pencapaian target tersebut.

(Seno Gumira)

    Bagikan:
komentar